Presiden Salurkan Zakatnya ke BAZNAS - Ketua Umum BAZNAS dinobatkan sebagai Tokoh Syariah 2010 - INDAHNYA BERBAGI BERKAH KARUNIA - Orphan Camp Baznas - Gedung Sekolah pun Jadi Camp Pengungsian - Pakistan Butuh Tenaga Medis - Relawan Indonesia Mulai Datang ke Pakistan - Indonesia Care For Pakistan - Sahur On the Road - Bagikan Kurma untuk Buka Puasa -
 
Home -> Detail
Layanan Muzaki
Layananan Muzaki

Info BAZNAS
Info BAZNAS

 
Presiden Salurkan Zakatnya ke BAZNAS ...
Ketua Umum BAZNAS dinobatkan sebagai Tokoh ...
INDAHNYA BERBAGI BERKAH KARUNIA ...
Orphan Camp Baznas ...
Gedung Sekolah pun Jadi Camp Pengungsian ...
Pakistan Butuh Tenaga Medis ...
Relawan Indonesia Mulai Datang ke Pakistan ...
Indonesia Care For Pakistan ...
Sahur On the Road ...
Bagikan Kurma untuk Buka Puasa ...
Meneg BUMN : Berzakat Melalui Baznas ...
Telkomsel Salurkan Infaqnya ke BAZNAS ...
Santunan bikin Anak Yatim Tersenyum ...
Harapan untuk Anak Aceh ...
KAMPANYEKAN ZAKAT SEBELUM RAMADHAN ...
Bentengi Anak dari dampak Pornografi ...
Wujudkan Cita-Cita Anak Korban Tsunami ...
Index Berita
 
 
 
PPI dan KMII Jepang untuk ...
KECERDASAN ITU ADA PADA ZAKAT ...
JAMAAH BONA INDAH SALURKAN DANA ...
SOLIDARITAS UMAT. Oleh: KH. Didin ...
Anggota Kabinet yang Kritis. Oleh: ...
BAYI-BAYI CACAT YANG TERLANTAR: TITIPAN ...
RUMAH SEHAT SUNDA KELAPA JAJAKI ...
BAZNAS LUNCURKAN PROGRAM "KASIH UNTUK ...
KEUTAMAAN RAMADHAN ...
Bahagia Memberi Arti ...
Kader Sehat Teladan BAZNAS ...
KISAH IBU MULYANI: TAK PUTUS ...
SEPTI SAYANG, CEPAT SEMBUH YA ...
SAMBUTAN MENTERI AGAMA RI PADA ...
PENGARAHAN MENTERI AGAMA RI PADA ...
PEMBANGUNAN EKONOMI UMAT BERBASIS ZAKAT ...
RELAWAN JUGA MANUSIA ...
Index Berita
 


Anda Kesulitan Menghitung Zakat?
Klik Disini
 

 

          Data BPS menunjukkan bahwa angka pengangguran terbuka (2006) sebesar 25,47 persen dan angka setengah pengangguran 30 juta jiwa. Lebih dari itu, angka kepesertaan pendidikan cenderung terlihat memburuk, misalnya, pada 1999 terdapat 2,3 persen anak-anak SD (usia 7-12 tahun) atau sekitar 6 juta tidak bersekolah yang meningkat menjadi 2,4 persen atau 7,5 juta pada 2002. Demikian pula untuk SLTP (usia 12-15 tahun) meningkat dari 9,6 persen pada 1999 menjadi 10,10 persen dan diperkirakan sekitar 7 juta siswa SD/SLTP terancam putus sekolah karena ketidakmampuan biaya. BAZNAS merancang program pengembangan pendidikan.



          Program Satu Keluarga Satu Sarjana adalah Beastudy mahasiswa berprestasi di kampus negeri di seluruh Indonesia. Sesuai namanya program ini mengutamakan mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu tanpa sarjana. Beastudy SKSS membiayai mahasiswa lulus sarjana. SKSS adalah program beasiswa ikatan dinas kepada setiap penerima untuk menjadi pelopor pemberdayaan masyarakat didesanya.



  1. Memberikan kesempatan pendidikan untuk meraih pendidikan tertinggi kepada mahasiswa yang berprestasi yang tergolong keluarga pra sejahtera.
  2. Menciptakan sarjana pedesaan yang mampu membangun daerahnya.
          Program Beasiswa berprestasi bagi siswa SD - SMU di seluruh Indonesia. Program dengan sistem Penyaluran Dana Infaq Dari Masyarakat, yang Kemudian dikelola Secara syariah. Bagi hasil disalurkan untuk mendanai beasiswa bagi pelajar tidak mampu.



  • Membantu kelanjutan pendidikan pelajar tidak mampu.
  • Menjamin ketersediaan dana bagi beasiswa dalam jumlah yang cukup dan jangka panjang.
  • Membantu muzakki mendapatkan "amal jariah" selama dana yang diinfaqkan dikelola dan memberikan manfaat / keuntungan.





          Program Penyediaan mobil dan motor pintar untuk dipergunakan sebagai perpustakaan keliling. Program ini memberikan kesempatan pelajar menikmati buku - buku pelajar dan berbagai ilmu pengetahuan lainnya. Motor dan Mobil Pintar juga di pasilitasi media audio visual. Motor dan Mobil Pintar diperuntukan untuk menjangkau daerah sulit akses pendidikan dan media pembelajaran. Lokasi program : Aceh, Lombok Mataram, Pulau Adhonara NTT


  1. Membantu Pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
  2. Memberikan sarana belajar kepada semua anak bangsa terutama anak-anak yang berada di wilayah / daerah terpencil.
  3. Media kepedulian donatur baik lembaga maupun perorang.
          Pelatihan Kewirausahaan adalah program pendidikan non formal yang memberikan keterampilan kepada setiap pesertanya agar siap memasuki dunia kerja atau membangun usaha mandiri. Program ini bekerjasama dengan beberapa pihak terkait baik pemerintah daerah maupun kalangan swasta. Sistem program ini adalah mengedepankan keterampilan dan kualitas lulusan sehingga memilki kelayakan sebagai mitra usaha.
  1. Mengurangi penganguran.
  2. Membantu kaum dhuafa agar memilki keterampilan siap kerja.
  3. Membantu lulusan agar dapat bekerja pada bidang yang di kuasai.
  4. Membantu lulusan agar mampu memeliki usaha mandiri dangan system bapak angkat.
  5. Membantu kalangan dunia usaha mendapatkan SDM yang memeliki keterampilan yang di butuhkan.
  1. Pelatihan Keterampilan Kerja.
  2. Pelatihan Wirausaha.
  3. Magang kerja.
  4. Pemodalan.
  5. Pendampingan.