Bencana yang melanda saudara-saudara kita di Jawa Barat dan Sumatera Barat sudah berakhir, tapi kepedulian kita kepada nasib saudara-saduadar kita jangan pernah hilang. Kepedulian adalah bagian yang cukup penting , karena nilai itu menggambarkan keimanan seorang muslim. Kepedulian juga akan mengangkat derajat seorang muslim menjadi mulia di hadapan Allah SWT.
Berkaca dari hal di atas Persatuan Pelajar Indonesia dan Keluarga Masyarakat Islam Indonesia di Jepang yang disingkat PPI dan KMII di Jepang, , turut peduli terhadap perasaan masyarakat ranah minang melalui dana sebesar Rp. 36, 903,493.60 untuk korban gempa sumbar. Menurut Rodiyan perwakilan PPI Jepang, “ Dana yang terkumpul ini merupakan hasil kerja upaya penggalangan dana dari anggota PPI dan KMII di Jepang yang tersebar dari Ujung Utara Hokkaido, sampai ujung Selatan, Okinawa.
Sekitar Ribuan masyarakat Indonesia di Jepang yang tergabung melalui PPI dan KMII turut partisipasi membantu meringankan penderitaan korban gempa di Sumbar, penderitaan yang dialami oleh masyarakat sumbar adalah penderitaan seluruh masyarakat Indonesia yang tersebar baik nusantara maupun di belahan dunia. Ujar Rodiyan, sambungnya bahwa untuk PPI di Jepang sendiri saat ini beranggotakan sekitar 900 orang yang tersebar di berbagai Perguruan Tinggi di Jepang. Organisasi ini selain menjadi tempat sarana bertukar ilmu dan informasi sesama pelajar juga bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Tugas-tugas kuliah yang rumit dan padat rupanya tidak menjadi alasan untuk tidak peduli. Semoga bangsa Indonesia dikaruniai lebih banyak lagi fisabilillah seperti mereka yang cerdas, berwawasan internasional, dan peduli.
Dana yang terhimpun dialokasikan untuk bantuan sarana ibadah dalam kegiatan pasca gempa dan pemulihan mental bagi korban bencana melalui trauma healing dengan menggunakan metode SEFT. Untuk di Sumbar BAZNAS melakukan aksi secara komprehensif dari tahap emergency dengan memberikan bantuan rumah darurat, rumah ibadah sementara, bantuan logistik, sekolah tenda sementara, trauma healing, dan layanan kesehatan hingga tahap recovery melalui pemulihan ekonomi, bantuan rumah ibadah, bantuan renovasi sekolah. ungkap Emmy Hamidiyah selaku Sekretaris Umum BAZNAS.
Tak ada kata terlambat untuk berderma, jika kita yakin sesungguhnya pada setiap harta yang kita memiliki ada hukum Allah SWT yang berjalan. Maka ulurkan tangan dan berikan kebaikan derma kita pada setiap kesempatan. Semoga Allah Azza wa jalla menyertai keberkahan pada seluruh aktifitas saudara-saudara kita di PPI dan KMII di Jepang, amin. ( sdj )