Presiden Salurkan Zakatnya ke BAZNAS - Ketua Umum BAZNAS dinobatkan sebagai Tokoh Syariah 2010 - INDAHNYA BERBAGI BERKAH KARUNIA - Orphan Camp Baznas - Gedung Sekolah pun Jadi Camp Pengungsian - Pakistan Butuh Tenaga Medis - Relawan Indonesia Mulai Datang ke Pakistan - Indonesia Care For Pakistan - Sahur On the Road - Bagikan Kurma untuk Buka Puasa -
RUMAH SEHAT SUNDA KELAPA JAJAKI PELUANG JADI RUMAH SAKIT TRANSIT RSCM PERTAMA DI INDONESIA

Berita Baznas

Jakarta, 28 September 2009. Terbatasnya daya tampung Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) Jakarta, seringkali menjadi momok menakutkan bagi para pasien kritis yang dirujuk ke rumah sakit tersebut. Padahal, sebagai Rumah Sakit rujukan nasional dan teaching hospital, banyak kasus-kasus berat yang tak tertangani di rumah sakit lain dirujuk ke RSCM untuk mendapat penanganan lebih baik. Akibatnya, dengan terbatasnya daya tampung, apalagi untuk pasien-pasien dengan kasus penyakit khusus seperti kanker dan tergolong tidak mampu, para calon pasien itu harus rela menunggu di lorong-lorong rumah sakit hingga kamar rawat inap bagi mereka tersedia. Tentu, dalam masa penantian tersebut calon pasien tidak mendapat perawatan yang semestinya.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, BAZNAS mengupayakan agar Rumah Sehat Sunda Kelapa (RSMASK) dapat menjadi Rumah Sakit Transit bagi RSCM. “Dengan demikian, para pasien tak mampu yang belum tertangani di RSCM sementara dapat ditangani di RSMASK hingga RSCM siap menampung mereka,” papar direktur RSMASK, dr. Fachrizal Ahmad. Fachrizal mengatakan dengan kelengkapan yang tersedia saat ini plus tambahan beberapa peralatan dan pelatihan bagi para relawan di lembaga tersebut, RSMASK siap menjadi RS transit bagi RSCM. “Tenaga medis kami terdiri dari delapan orang dokter spesialis di beberapa bidang seperti spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis mata, spesialis bedah, spesialis THT, spesialis saraf, spesialis kebidanan dan psikolog” jelas Fachri. Itu masih juga ditambah beberapa dokte relawan tak tetap yang juga turut membantu sbeagai tenaga medis di RSMASK. “Insya Allah tim dokter RSMASK yang ada saat ini ikhlas bekerja untuk kepentingan kaum dhuafa sehingga tidak memungut biaya,” jelas dokter yang juga dosen agama di FKUI ini sambil tersenyum. Menurut dokter Fachrizal, secara konsep, usulan ini sudah diterima dengan baik oleh RSCM dan Departemen Kesehatan. “Insya Allah, jika kesepakatan teknis dengan RSCM sudah didapat, kita dapat segera memperoleh izin pendirian RS Transit tersebut dalam tahun ini,” ujar dokter yang kerap dipanggil dengan nama pendek Fachry ini.


Tak memiliki kasir

Selain delapan dokter ahli, RSMASK juga dilengkapi dengan 28 orang tenaga relawan tetap yang berkomitmen melayani mustahik. RSMASK menempati lahan seluas 1000 m2 dan terdiri dari lima lantai. Gedung tersebut terdiri dair ruang Unit Gawat Darurat, ruang farmasi (apotik), laboratorium, ruang poli umum, ruang poli spesialis, ruang poli gigi dan ruang one day care (bukan rawat inap). “Izin kami dari DEPKES saat ini baru berupa poli umum sehingga tak diperkenankan untuk menangani rawat inap,” jelas Fachry. RSMASK diresmikan operasionalisasinya pada 14 September 2007 oleh Presiden RI, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Sejak awal didirikan pada 2007 hingga saat ini RSMASK sudah mampu melayani ribuan dhuafa dan mendapat tanggapan positif dari lingkungan perumahan warga Menteng karena meski melayani dhuafa namun mampu menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar masjid Sunda Kelapa. Dengan peruntukannya yang ditujukan untuk melayani kaum dhuafa, RSMASK ini, yang kelak akan menajdi Rumah Sakit Transit menurut dokter Fachry adalah satu-satunya RS di Indonesia yang tak memiliki kasir. ”Berhubung para pasien tak perlu membayar, maka RS ini tak membutuhkan kasir dan bisa jadi menjadi RS pertama di Indonesia yang tak memiliki kasir,” jelasnya sambil tertawa. RSMASK merupakan bagian dari Program INDONESIA SEHAT BAZNAS

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum BAZNAS, Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, M.Sc, dalam sambutannya pada acara silaturahim pengurus BAZNAS (28/9) di Kantor Pusat BAZNAS Kebon Sirih Jakarta mengatakan, program-program BAZNAS seperti di atas hanya akan terwujud jika semua pihak baik amil maupun muzakki bekerjasama bahu-membahu dalam mengumpulkan maupun memberdayakan dana ZIS. ”Harus dengan kerja keras, kerja cerdas dengan membuat program-program yang baik dan kerja berjamaah atau kerja bersama-sama, baru ZIS akan terasa manfaatnya oleh umat,” jelasnya di hadapan para pengurus dan amil BAZNAS yang menghadiri acara tersebut. Ke depan, beliau berharap dengan dukungan dari para muzakki melalui ZIS yang didonasikan melalui BAZNAS serta kerja keras dan kerja cerdas para amil kesejahteraan umat dapat terwujud melalui pemberdayaan dana zakat, infaq dan shadaqah. Semoga.  (ful)


Artikel Lainnya :
Home -> Detail
Layanan Muzaki
Layananan Muzaki

Info BAZNAS
Info BAZNAS

 
Presiden Salurkan Zakatnya ke BAZNAS ...
Ketua Umum BAZNAS dinobatkan sebagai Tokoh ...
INDAHNYA BERBAGI BERKAH KARUNIA ...
Orphan Camp Baznas ...
Gedung Sekolah pun Jadi Camp Pengungsian ...
Pakistan Butuh Tenaga Medis ...
Relawan Indonesia Mulai Datang ke Pakistan ...
Indonesia Care For Pakistan ...
Sahur On the Road ...
Bagikan Kurma untuk Buka Puasa ...
Meneg BUMN : Berzakat Melalui Baznas ...
Telkomsel Salurkan Infaqnya ke BAZNAS ...
Santunan bikin Anak Yatim Tersenyum ...
Harapan untuk Anak Aceh ...
KAMPANYEKAN ZAKAT SEBELUM RAMADHAN ...
Bentengi Anak dari dampak Pornografi ...
Wujudkan Cita-Cita Anak Korban Tsunami ...
Index Berita
 
 
 
PPI dan KMII Jepang untuk ...
KECERDASAN ITU ADA PADA ZAKAT ...
JAMAAH BONA INDAH SALURKAN DANA ...
SOLIDARITAS UMAT. Oleh: KH. Didin ...
Anggota Kabinet yang Kritis. Oleh: ...
BAYI-BAYI CACAT YANG TERLANTAR: TITIPAN ...
RUMAH SEHAT SUNDA KELAPA JAJAKI ...
BAZNAS LUNCURKAN PROGRAM "KASIH UNTUK ...
KEUTAMAAN RAMADHAN ...
Bahagia Memberi Arti ...
Kader Sehat Teladan BAZNAS ...
KISAH IBU MULYANI: TAK PUTUS ...
SEPTI SAYANG, CEPAT SEMBUH YA ...
SAMBUTAN MENTERI AGAMA RI PADA ...
PENGARAHAN MENTERI AGAMA RI PADA ...
PEMBANGUNAN EKONOMI UMAT BERBASIS ZAKAT ...
RELAWAN JUGA MANUSIA ...
Index Berita
 


Anda Kesulitan Menghitung Zakat?
Klik Disini